Header Ads

SMP N 1 Terapkan PTMT Sesuai Prokes


LIPUTAN SILAMARI.COM-Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), yang dilaksanakan semua sekolah yang ada diKota Lubuklinggau berjalan dengan baik. Hampir semua sekolah memiliki pola masing - masing, untuk mengatur jadwal masuk dan pulang sekolah, agar sesuai juknis dan aturan protokol kesehatan covid - 19.

Hal yang sama dilakukan oleh SMP Negeri 1 Kota Lubuklinggau, yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka langsung. Kali ini SMP Negeri 1 Kota Lubuklinggau, tidak menggunakan pola genap ganjil.

Dijelaskan Yani Jinawar, Kepala Sekolah SMP N 1 Lubuklinggau, Kami disini melakukan dengan cara membagi jadwal masuk menjadi 2 sesi, yakni jam 07.30 wib - 09.30 wib untuk sesi pertama, untuk sesi kedua jam 09.30 - 11.30," jelasnya ketika ditemui diruang kerjanya, yang beralamat di jalan Garuda hitam kelurahan pasar permiri, Selasa (24/8/21).

Lanjutnya, ia menerangkan kalau hari masuk siswa, setiap tingkatan kelas berbeda beda. Hari senin kemarin jadwal untuk kelas VIII atau Kelas 2, hari ini selasa jadwal kelas VII atau kelas 1, dan hari Rabu untuk kelas IX atau kelas 3, lanjut hari kamis, jumat dan sabtu seperti hari sebelumnya. "Sampai nanti seterusnya bila memang belum ada perubahan atau edaran baru, jadwal masuk dan jumlah siswa perkelas," terangnya.

Ia juga menambahkan, meskipun sudah memenuhi 50% dari jumlah siswa perkelas, protokol kesehatan tetap diperketat, seperti wajib memakai masker, wajib mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk kepekarangan sekolah, lalu mengukur suhu tubuh dan mengatur tempat duduk siswa, yang dibuat berjarak.

"Selain itu, jadwal istirahat keluar kelas bagi siswa ditiadakan. Waktu istirahat hanya diberikan selama 10 menit, tanpa keluar kelas dan hanya boleh makan dan minum dibangku masing - masing didalam kelasnya. Oleh karena itu saya minta kepada semua wali kelas, untuk menginformasikan kepada wali dan orang tua siswa, agar membawakan makanan langsung dari rumah," jelasnya.

Kami berharap semoga covid - 19 segera teratasi dan bersih dari kota Lubuklinggau, dengan begitu semua proses belajar mengajar dapat berjalan seperti biasanya. "Saya minta semua siswa, guru, dan orang tua serta warga sekolah dan pihak lainnya dapat mendukung aturan ini, agar nantinya apa yang menjadi harapan kita dapat berjalan dengan baik." Harapnya.(Ajn)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.