Header Ads

4 Warga Muratara Meninggal Tertimbun Tanah, Team Keluarga Firsa-Efri Turut Berduka Cita.


LIPUTAN SILAMPARI.COM-Tak perlu menunggu lama, team keluarga mewakili Pasangan Firsa- Efri langsung bersimpati dengan mengunjungi keluarga korban tertimbun tanah sewaktu mendulang emas di Sarolangun, Jambi. 

Mereka datang untuk mengucapkan belasungkawa yang mendalam sekaligus memberi bantuan moral dan materiil kepada keluarga korban.

Seperti diketahui, empat orang warga Muratara menjadi korban tertimbun tanah sewaktu mendulang emas, mereka adalah Waser, warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Rupit. Cino dan Imron warga desa Embacang Baru serta Iwan warga Desa Embacang Lama, Kecamatan Karang Jaya. Rabu, 24/7/2024.

" Kami datang atas perintah Firsa- Efri, karena beliau masih di Jakarta. Inilah bentuk kepedulian kami kepada sesama warga Muratara, terus terang kami sedih dan mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Dan berharap keluarganya diberi kesabaran serta mendo'akan semua Korban mendapatkan Surga, karena meninggal secara syahid, sebab dalam rangka mencari nafkah untuk anak dan istri. " Tutur Fernanda putra dari Efriansyah didampingi Sakdun anggota team keluarga.

Lebih lanjut Efriansyah menyatakan turut prihatin dan akan memperhatikan lapangan kerja bagi warga Muratara.

" Kita tahu musibah tak bisa  dihindari, namun ke depan kita berharap akan banyak lowongan kerja bagi warga Muratara sehingga tak perlu merantau sampai ke Jambi, kita akan buat kerjasama dengan Perusahaan dan Buat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang siap menampung banyak tenaga kerja. Bagi Petani akan kita usahakan pemanfaatan lahan tidur " Tuturnya melalui Handphone.

Efriansyah menyatakan kesedihan yang mendalam atas meninggalnya 4 orang warga Muratara tersebut.

" Awak sedih dan turut berduka cita, semoga keluarga diberi kesabaran. Andai awak Ado di dusun awak pasti datang ke rumah keluarga korban, Ko tragedi kemanusiaan. Kito galok-galok e perlu bersimpati " Ujarnya dalam bahasa daerah yang kental. ( Wal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.