Anggaran Media Tidak Transparan Puluhan Wartawan Adakan Aksi Di Sekretariat DPRD Muratara
LIPUTAN SILAMPARI.COM-Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Wartawan Muratara mendatangi kantor DPRD Muratara hari ini untuk menyampaikan orasi damai. Para jurnalis yang sebagian besar merupakan warga asli Muratara ini mempertanyakan kejelasan serta transparansi terkait alokasi anggaran media yang dikelola oleh Sekretariat DPRD Muratara, Rabu, 7/11/2024.
Dalam orasi yang mereka sampaikan, para jurnalis menyoroti ketidakmerataan pembagian anggaran media di DPRD Muratara. Mereka merasa bahwa hanya pihak-pihak tertentu yang mendapatkan porsi anggaran lebih besar, sementara media lainnya tidak memperoleh alokasi yang memadai. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan jurnalis lokal yang mengharapkan adanya distribusi anggaran yang adil dan transparan.
Aksi damai tersebut mendapat tanggapan langsung dari Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muratara. Sekwan menyatakan bahwa dirinya baru saja mulai bertugas di Sekretariat DPRD Muratara. Menurutnya, ketika ia mulai bertugas, anggaran yang tersisa sudah sangat terbatas dan telah disalurkan sesuai prosedur yang berlaku.
Lebih lanjut, Sekwan menjelaskan bahwa untuk mendapatkan informasi terkait realisasi anggaran media secara resmi, terdapat prosedur administratif yang harus ditempuh, yakni dengan mengajukan surat permohonan informasi kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Sekretariat DPRD.
Aksi damai ini berlangsung tertib, dengan harapan agar aspirasi para jurnalis terkait transparansi anggaran dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh pihak DPRD Muratara. Para jurnalis menginginkan kejelasan mengenai anggaran media, serta mengharapkan langkah konkret untuk mencegah terjadinya ketidakmerataan anggaran di masa depan.
Penanggung Jawab aksi, Apriansyah mengatakan kalau terjadinya aksi ini murni keinginan dari masing-masing jurnalis, serta bentuk akumulasi kekecewaan terhadap kinerja Sekwan di DPRD Muratara.
" Kita menuntut keadilan dan transparansi anggaran Media, karena yang dirasakan oleh kawan-kawan media selama ini, ada sebagian kecil yang dianak emaskan. Sementara sebagian besar diabaikan " Ujarnya.
Sementara itu koordinator Lapangan aksi Hanafia, menuturkan dorongan keiginan yang sama karena tidak dihargailah membuat puluhan wartawan melakukan aksi.
" Kita merasa satu nasib, tidak dihargai sebagai wartawan di Sekretariat DPRD Muratara, Buktinya ada yang lebih besar dan terlalu mencolok angkanya, dibanding dengan kami yang aksi hari ini. Karena itulah kami berharap adanya trasparansi terhadap anggaran Media. " Tutupnya. ( Wal )
Tidak ada komentar